crypto system Simetris (Kunci Rahasia)

 

Algoritma crypto system simetris ialah algoritma yang memakai kunci enkripsi yang sama dengan kunci dekripsinya, sementara algoritma kriprografi asimetris memiliki kunci enkripsi dan kunci dekripsi yang berbeda. Algoritma kriprografi simetris tidak jarang disebut algoritma kunci rahasia, algoritma kunci tunggal, atau algoritma satu kunci, dan mewajibkan pengirim dan penerima mengamini suatu kunci tertentu. Kelebihan dari algoritma kriprografi simetris ialah waktu proses guna enkripsi dan dekripsi relatif cepat. Hal ini diakibatkan efesiensi yang terjadi pada pembangkit kunci. Karena prosesnya relative cepat maka algoritma ini tepat untuk dipakai pada sistem komunikasi digital secara real time laksana GSM.

Dalam symmetric cryptosystem ini, kunci yang dipakai untuk proses enkripsi dan dekripsi pada prinsipnya identik, namun satu buah kunci bisa pula diturunkan dari kunci yang lainnya. Kunci-kunci ini mesti dirahasiakan. Oleh sebab itulah sistem ini tidak jarang disebut sebagai secret-key ciphersystem. Jumlah kunci yang diperlukan umumnya ialah :

nC2 = n . (n-1)

 

dengan n mengaku banyaknya pemakai.

Contoh dari sistem ini ialah Data Encryption Standard (DES), Blowfish, IDEA.

Disebut sebagai algoritma simetris, sebab dalam proses enkripsi dan dekripsinya memakai kunci yang sama. Algoritma enkripsi dan pemaparan bias adalahalgoritma yang telah umum diketahui, tetapi kunci yang digunakan harus terjaga kerahasiaanya, dan melulu diketahui oleh pihak pengirim dan penerima saja. Kunci ini dinamakan sebagai private key. Sebelum berkomunikasi kedua pihak mesti bersepakat lebih dahulu mengenai kunci yang dipergunakan. Pendistribusian kunci dari satu pihak ke pihak lainnya membutuhkan suatu kanal tersendiri yang terjagaan kerahasiaannya.

 

Algoritma kunci simetris memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan, yakni:

Kelebihan :

  1. Waktu proses guna enkripsi dan dekripsi relatif cepat, urusan ini diakibatkan karena efisiensi yang terjadi pada pembangkit kunci.
  2. Karena cepatnya proses enkripsi dan dekripsi, maka algoritma ini dapat dipakai pada sistem secara real-time seperti drainase telepon digital.

Kekurangan :

1 Bagi tiap pasang pemakai diperlukan sebuah kunci yang berbeda, sedangkan paling sulit guna menyimpan dan menilik kunci yang tidak sedikit secara aman, sampai-sampai akan menimbulkan kendala dalam urusan manajemen kunci.

2 Perlu adanya kesepakatan guna jalur yang khusus guna kunci, urusan ini akan memunculkan masalah yang baru sebab tidak gampang u menilai jalur yang aman guna kunci, masalah ini tidak jarang disebut dengan “Key Distribution Problem”.

3 Apabila kunci hingga hilang atau dapat diprediksi maka kriptosistem ini tidak aman lagi.

Contoh skema enkripsi kunci simetrik ialah :

  1. DES (Data Encryption Standard)
  2. IDEA (International Data Encryption Algorithm)
  3. FEAL

Algoritma-algoritma sandi kunci-simetris

Beberapa misal algoritma yang memakai kunci-simetris:

  • DES – Data Encryption Standard
  • blowfish
  • twofish
  • MARS
  • IDEA
  • 3DES – DES diaplikasikan 3 kali
  • AES – Advanced Encryption Standard, yang mempunyai nama asli rijndael

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *